3-3. Penggantian Bilah Rotor Turbin


Perbaikan Khusus Rotor Turbin

1. Jurnal dan Poros Utama:

Periksa poros untuk korosi, retak, dan kerusakan. Ukur runout dan konsentrisitas poros. Untuk goresan atau keausan pada poros, lakukan perbaikan dengan teknologi pengelasan deposisi pelepasan listrik menggunakan pengelasan dingin. Setelah perbaikan, mesin poros tersebut agar sesuai dengan spesifikasi desain.

2. Pembersihan Kerak dengan Sandblasting:

Pengamplasan abrasif berkecepatan tinggi secara efektif menghilangkan karat, kerak, endapan, dan kontaminan lain dari permukaan rotor, sehingga mengembalikan tampilan asli logam tersebut. Fokuskan pembersihan pada impeller, bilah, dan pangkal bilah.

3. Penggantian Bilah Rotor:

Ganti seluruh tahap bilah jika aus parah memengaruhi semua bilah atau jika beberapa bilah dalam tahap tertentu mengalami kerusakan. Setelah penggantian, mesinilah bilah-bilah tersebut sesuai spesifikasi desain dan lakukan penyeimbangan dinamis berkecepatan tinggi.

4. Pemeriksaan Pisau dan Impeler:

Fokuslah pada pemeriksaan area-area yang rentan retak, seperti kepala paku keling, area sekitar lubang ikatan, transisi dari bagian kerja ke pangkal, tepi masuk/keluar, transisi penampang melintang pangkal, dan lubang paku keling. Biasanya gunakan metode pengujian non-destruktif (NDT) (ultrasonik, penetrasi pewarna, atau inspeksi partikel magnetik) untuk memeriksa masalah seperti pemisahan las ikatan atau patahan bilah.

 

5. Penyeimbangan dinamis rotor adalah proses yang mengendalikan ketidakseimbangan sisa dalam batas yang diizinkan dengan menambah atau mengurangi bobot penyeimbang pada dua permukaan penyeimbang. Tujuan utamanya adalah menghilangkan getaran lateral dan beban dinamis yang disebabkan oleh gaya sentrifugal serta pasangan sentrifugal, sehingga meningkatkan stabilitas operasional dan masa pakai peralatan.

5.1 Penyeimbangan dinamis berkecepatan tinggi dilakukan pada kecepatan operasi sebenarnya turbin. Dengan mengukur getaran dan fase pada kecepatan operasi nyata, peralatan ini secara tepat mengoreksi ketidakseimbangan yang disebabkan oleh deformasi elastis.

5.2 Penyeimbangan dinamis kecepatan rendah dilakukan ketika kondisi dukungan rotor turbin pada mesin penyeimbang mendekati kondisi mesin di lapangan. Rotor hanya memerlukan koreksi penyeimbangan pada kecepatan penyeimbangan (biasanya sekitar 20% dari kecepatan operasi) dengan memilih dua permukaan bidang yang tegak lurus terhadap sumbu poros untuk penyelarasan.