1-1. Pemeriksaan Jarak Dorong
2. Perawatan Rotor
Pemeliharaan Rotor Turbin
Prosedur pemeliharaan rotor turbin sangat penting untuk memastikan operasi unit yang aman dan stabil. Proses ini melibatkan beberapa langkah, termasuk pengangkatan, pembersihan, inspeksi, pengukuran, dan penilaian deformasi, yang semuanya harus secara ketat mematuhi spesifikasi teknis.
1. Setelah membuka silinder, lakukan pemeriksaan visual terhadap rotor turbin. Ini terutama mencakup pemeriksaan poros utama, impeller, bilah, dan pelindung untuk mengetahui tanda-tanda aus, longgar, retak, atau deformasi.
2. Lakukan pemeriksaan data pada komponen-komponen kritis termasuk poros rotor, cakram dorong, impeller, dan pusat kopling:
1) Ukur runout pompa minyak utama dan cakram dorong;
2) Ukur runout poros rotor dan sudut kemiringan rotor;
3) Ukur kebocoran impeler dan lendutan poros utama;
4) Periksa penyelarasan pusat kopling;
3. Persiapan pengangkatan dan pengangkatan rotor:
Sebelum mengangkat, periksa integritas alat khusus, sling, dan tali kawat.
4. Pembersihan dan pemeriksaan bilah dan impeller:
Pembersihan bilah dapat dilakukan secara manual atau melalui sandblasting. Pemeriksaan pasca-pembersihan untuk mengetahui retak, kerusakan, dan cacat lainnya adalah wajib. Metode pemeriksaan meliputi: pengujian akustik, inspeksi visual, dan pengujian non-destruktif (misalnya, pengujian partikel magnetik, pengujian ultrasonik).
Halaman sebelumnya
Halaman berikutnya
Item Layanan
Hubungi Kami Sekarang
Butuh Bantuan? Kami Siap Membantu!











